pertanyaan untuk interviewer

Pertanyaan untuk interviewer saat interview pekerjaan

Seringkali di akhir interview kita akan dipersilakan untuk bertanya kepada interviewer. Dan memang saat interview sebaiknya kita berusaha sebanyak mungkin untuk mencari tahu apakah perusahaan tersebut adalah tempat yang cocok bagi kita. Berikut ada beberapa contoh pertanyaan untuk interviewer yang cukup penting buat ditanyakan karena menyangkut bayaran kita, dan ada juga yang bisa kita pakai buat menambah daya jual kita.

Apa target perusahaan? Kapan harus dicapai?

Seharusnya pertanyaan ini bisa dijawab oleh founder / CEO perusahaan startup tempat kita interview. Terkadang, kita juga bisa coba tanyakan ke HR / manager dan kalau ternyata jawabannya bagus, itu pertanda yang bagus juga. Terkadang, ada interviewer yang belum punya bayangan pasti mau membuat apa perusahaannya. Dan semoga bukan karena perusahaan itu memang tidak tahu mau mengerjakan apa ya. Karena segala sesuatu dimulai dari niatnya, contoh seperti yang saya tulis dalam postingan awal blog ini.

Contoh jawaban:

  • menjadi sekolah online bagi anak2 sekolah dasar
  • menjadi penyedia warehouse logistik by next two year.
  • membuat robot otomatis untuk tanam dan panen padi
  • menjadi mata uang virtual di Indonesia

Apakah ada investor? kita menjanjikan apa ke mereka?

Agak berkaitan dengan pertanyaan target perusahaan. Dalam keseharian, seberapa kuat pengaruh investor?

Seperti apa sikap perusahaan terhadap pesaingnya?

Terkadang, ada yang competitor driven, ini bisa baik, bisa juga tidak. Tapi akan mempengaruhi suasana bekerja di kantor. Tapi yang lebih baik (menurutku) itu justru yang memang tahu ada pesaing, tapi tidak terlalu bothered by them karena si perusahaan tersebut sudah punya misi / tujuan / nilai yang ingin dicapai.

Sebagai karyawan, apakah ada support untuk pengembangan diri?

Jawabannya antara fasilitas belajar online lewat akun perusahaan, atau budget untuk seminar / conference, atau internal training.

Bagaimana cara karyawan dievaluasi performanya? Atau apa yang perlu saya lakukan supaya perform beyond expectation di role ini?


supaya kita tahu apa yang di-expect dari kita, dan bisa perform sesuai target perusahaan. Kita juga bisa tanya, apa saja efek dari performance evaluation? misal promosi, kenaikan gaji atau bonus karyawan.

Tech stack-nya seperti apa?

Ajukan klarifikasi, sekaligus tunjukkan knowledge kamu jika sudah familiar. Jika belum, tanyakan apakah ada bantuan untuk belajar dulu? Ada baiknya mengikuti tech stack terpopuler dari perusahaan-perusahaan teknologi lain.

Bagaimana development process (if any) di tim engineering?

Dengan dijelaskan, kita jadi lebih ada bayangan seperti apa kesehariannya. Ada role apa saja.

Gajinya Nett / Gross?

Mungkin saat di fase negosiasi, jangan lupa klarifikasi tentang ini. Kebijakan nett / gross bisa berbeda-beda di setiap perusahaan. Tentu saat mendapatkan offer dalam bentuk gross, kita perlu memperhitungkan beberapa potongan-potongan yang perlu kita bayar sebelum menjadi take-home-pay. Misalnya pajak dan iuran BPJS.

Jadi, pertanyaan mana yang mau dicoba? Ceritakan ke @fajarmf ya, jika kalian punya pengalaman menggunakan salah satu pertanyaan di atas, atau justru menggunakan pertanyaan untuk interviewer yang lain?

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *